Fedora15 di ASUS 1215P

Posted by kuntosa | Posted in Fedora, Review | Posted on 11-10-2011

Setelah tertunda beberapa kali akhirnya jadi juga aku memiliki senjata baru untuk menggantikan Acer4520 ku yg udah waktunya pensiun dini. Sempat bingung memilih merk dan jenis seperti apa yg akan kupilih tapi berdasarkan pengalaman yg lalu, review-review dari para pengguna dan terutama harga, akhirnya kuputuskan memilih ASUS 1215P sebagai istri kedua ku :) .

ASUS seri 1215 ini terdiri dari berbagai varian, ada yg menggunakan procesor AMD C50, AMD E350, Intel Atom N570, dengan RAM DDR3 2GB, Hardisk 320GB, dan komponen standar lainnya. Saya memilih ASUS 1215P dengan intel Atom N570 dengan pertimbangan lebih hemat listrik sesuai dengan tujuan agar supaya laptop ini lebih memiliki mobilitas tinggi, meskipun seri 1215P ini masih kalah ‘greget’ pada graphisnya jika dibandingkan yg menggunakan Proc AMD Fusion. Hal lain yang juga menyebabkan aku memilih laptop ini adalah karena ukurang layarnya yang 12″. Menurutku Netbook ukuran 10″ terlalu kecil untuk dilihat terutama jika digunakan untuk coding, lagipula laptop ukuran ini kurang nyaman untuk dibuat mengetik dalam jangka waktu lama. Sedangkan laptop ukuran 14″ kurang praktis dan terlalu ‘berat’ bagiku. Sengaja juga aku pilih seri ASUS 1215 yang non OS, selain untuk menekan harga juga karena aku berniat menggunakan seluruh hardisk yg ada pada laptop ini untuk File Sistem Ext4 :) .

Berikut review saya menggunakan Fedora15 di laptop ini.
Karena laptop ini tidak memiliki dvdrom. Maka proses instalasi harus menggunakan media external bisa menggunakan dvd external ataupun flashdisk, karena saya menggunakan media flashdisk untuk itu saya menggunakan aplikasi UNetbootin untuk menjadikan flashdisk saya dapat melakukan booting. Masukkan ISO Distro Fedora15 Live Desktop kedalam flashdisk melalui aplikasi UNetbootin ini.
Tekan F2 untuk masuk kedalam BIOS, atur BIOS laptop untuk melakukan booting melalui media external. Live Fedora15 dengan mulus dapat dijalankan. GUI instaler Fedora15 pada laptop ini juga sangat mudah dijalankan bahkan lebih mudah daripada ubuntu (menurut saya). Kesulitan pengguna awam biasanya hanya pada proses partis hardisk. Secara default distro Fedora selalu menggunakan tipe partisi LVM pada hardisk anda. Tapi sengaja saya menggunakan tipe partisi tradisional seperti pada kebanyakan distro linux, krn saya pernah mengalami kesulitan sewaktu distro Fedroa saya gagal booting dan ternyata  saya tidak bisa membaca partisi saya melalui live distro lainnya.

Setelah proses install selesai, reboot Fedora live anda dan arahkan booting BIOS kembali ke hardisk. Pertama kali dijalankan anda akan diminta untuk memasukkan pasword root, membuat user baru, dan beberapa form isian lainnya yang secara default bisa dilakukan hanya dengan menekan tombol OK.
Luar Biasa, semua perangkat hardware yang ada pada laptop ini dapat dikenali dengan baik, Display dapat tampil maksimal di resolusi 1366 x 768. Sound dapat dikenali dengan baik, touchpad pun dapat berjalan dgn baik termasuk fungsi klik kanan, double tab dan scroll. dan lebih membahagiakan lagi semua tombol fungsi Fn untuk mengatur volume, tingkat kecerahan layar, aktifasi wifi dan sebagainyapun dapat difungsikan dengan baik.

Aplikasi default yg sud,ah terinstall setelah installasi Distro Fedora15 Live Desktop ini adalah…
Office : evolution, evince pdf viewer
Internet : Mozilla Firefox 4.01,
Games : solitaire, lagno, mines, sweelfop
Multimedia : rhythmbox, totem movie player, audio extractor
Aksesories : image viewer, shotwell, simplescan
dan beberapa aplikasi default bawaan gnome seperti file manager, gedit, calculator dll.

Pada tulisan berikutnya saya akan membahas bagaimana cara menambahkan aplikasi-aplikasi lainnya, Update Firefox, dan mengaktifkan support multimedia pada fedora ini.

Semoga Bermanfaat… :)

Mengatasi masalah VGA SIS 671/672 di Ubuntu 10.04

Posted by annatsir | Posted in Solusi, Ubuntu | Posted on 20-09-2011

Pada penggunaan komputer khususnya laptop yang menggunakan VGA SIS 671/672  seringkali mendapati masalah resolusi yang tidak maksimal (tidak lebih dari 800×600). Untuk meningkatkan resolusi bisa menggunakan langkah-langkah dibawah ini :

  1. Download file driver disini : http://dl.dropbox.com/u/983756/sis671_10.x.tar.gz
  2. Ekstrak dan masuk direktori file hasil download tersebut
  3. $ sudo cp sis671_drv.* /usr/lib/xorg/modules/drivers/
  4. $ sudo cp xorg.conf /etc/X11/
  5. $ sudo reboot

Setelah Instalasi Driver VGA SIS 671/672 masih perlu membenahi tampilan Plymouth di Ubuntu 10.04. Berikut adalah langkah-langkah memperbaikinya : Read the rest of this entry »

Mereset Pasword di Ubuntu/Linux

Posted by Masdjo | Posted in Solusi, Ubuntu | Posted on 30-06-2011

Mungkin kita pernah lupa password dari root (admin linux) atau mungkin lupa password kita sendiri ( cape deehh….:p )sehingga gak bisa masuk ke desktop atau system linux kita.

Jika terjadi hal tersebut, tidak perlu khawatir mudah kok cara mengatasinya, asal kita memiliki live linux baik berupa cd/dvd ataupun flashdisk

Langkah-langkah nya :
1. Boot komputer (yg kelupaan password root nya) dg live linux
2. Mount folder /
3. Buka file /etc/passwd
4. Cari baris dg tulisan kurang lebih sbb :
root:x:0:0:root:/root:/bin/bash
5. Hilangkan ‘x’ pada baris tsb, sehingga menjadi sbb :
root::0:0:root:/root:/bin/bash
6. Simpan, lalu reboot komputer, setelah masuk ke desktop/system buat password baru untuk root lewat terminal :
sudo passwd
7. Password root telah diperbarui……….ingat jangan lupa lagi, kalo lupa back to number 1 :D

nb : Jangan dilakukan di komputer orang lain tanpa seijin pemilik, karena bisa dikategorikan tindakan pidana :D

Sumber : Ubuntu Indonesia

Aplikasi Netcut untuk Linux

Posted by scudy | Posted in Tutorial | Posted on 19-06-2011

Aplikasi yang satu ini mungkin banyak orang yang sudah kenal, siapa yang tak kenal dengan netcut terutama pengguna OS-nya Bill Gates. Bagaimana dengan Linux?
pertanyaan bagus, setelah browsing, eh.. ternyata ada yang memposting aplikasi ini yaitu Tuxcut.

Apa itu Tuxcut?Menurut situs resminya Tuxcut adalah seperti program netcut di Win**** yang dibuat menggunakan PyQt

Kemampuan Tuxcut : (1)memotong akses internet jaringan hotspot atau workgroup dengan memanfaatkan protokol ARP untuk mengirimkan ARP Posioning (2)dilengkapi fitur memproteksi diri ditambah MAC-Scanning dan MAC-Changer

Read the rest of this entry »

Agar Komputer ‘Jadul’ bisa boot ke LIVE USB dg PLOP Boot Manager

Posted by Masdjo | Posted in Tutorial | Posted on 10-06-2011

Komputer/laptop generasi ‘lama’ biasanya tidak mendukung boot melalui USB-Flashdisk, yang ada hanya boot dari CDROM atau Harddisk, padahal saat ini sudah ada liveUSB dan metode ini juga paling praktis, karena kita tidak perlu ‘burning ISO’ setiap kali ingin ‘mencoba’ atau menginstall Sistem Operasi terbaru.
Tetapi jangan khawatir, ada solusi, yaitu dengan PLOP Boot Manager

Syarat : ada CD ROM (yg masih berfungsi normal tentunya :D )

Prosedur :
1. Donlot file plpbt-5.0.12.zip
2. Ekstrak file plpbt-5.0.12.zip dan cari file plpbt.iso kemudia burn ke Disc (ukuran filenya hanya 320 kb)
3. Masukkan CD hasil burning dg plpbt.iso ke komputer ‘jadul’, tancapkan juga live-usb ke tempatnya dan jangan lupa atur BIOS agar boot ke CDROM
Read the rest of this entry »